Judul: Kepemimpinan Manajemen Krisis Musa

Ukuran: 14,8 x 21 cm [A5], Halaman 146

Terbit: Januari 2024

Penulis: Tjerlang Munir, Christiani Hutabarat

Sinopsis:

Kemampuan Musa untuk menempatkan orang pada posisi kekuasaan di mana mereka dapat membuat perbedaan yang nyata. Sepanjang hidupnya, Musa menunjukkan kualitas-kualitas yang diperlukan untuk menjadi seorang pemimpin yang sukses. Kualitas yang sama ini masih berlaku sampai sekarang, tidak peduli di era mana kita hidup. Sama seperti kepemimpinan yang penting untuk manajemen yang efektif, manajemen yang sukses bergantung pada kepemimpinan yang efektif.

Meskipun setiap peran penting berfungsinya bagi organisasi, seorang pemimpin, baik untuk seluruh perusahaan atau bagian dari sesuatu yang lebih besar, adalah pemimpin yang lebih tinggi daripada seorang manajer dan harus memiliki atribut khusus yang harus ditanggapi dengan baik oleh para manajer dan orang-orang yang melapor kepada mereka untuk mencapai aspirasi bersama demi keberhasilan organisasi. Terlepas dari kesuksesan Musa sebagai seorang pemimpin, ia memiliki ketidaksempurnaan sebagai manusia seperti pemarah, tidak bisa berbicara, takut dan meragukan diri sendiri. Namun, alih-alih menunjukkan kelemahan, kekurangan-kekurangan manusiawi ini pada akhirnya berkontribusi pada kemampuan kepemimpinannya karena ia harus berjuang melawannya dan, dalam banyak kasus, melampauinya.

Kepemimpinan Musa tidak muncul begitu saja, melainkan berkembang sebagai hasil dari berbagai kesulitan yang ia hadapi di padang gurun. Selama perjalanan, posisinya sebagai pemimpin revolusioner berubah menjadi pemimpin orang-orang yang ragu-ragu. Pendidikan Musa dan sebagai seorang pangeran di istana Firaun membekalinya dengan kemampuan untuk berinteraksi dengan Firaun serta mendorong dan menginspirasi rakyatnya yang masih memiliki pola pikir sebagai budak, dan masih memiliki pola pikir sebagai budak setelah mereka dibebaskan. Oleh karena itu, dia tidak hanya ditakdirkan untuk menjadi seorang pemimpin, tetapi pendidikannya juga berkontribusi pada pengembangan sifatnya.

Dalam buku ini penulis akan menegaskan lebih dalam setiap aspek ini dari kepemimpinan Musa dan bagaimana mereka dapat diterapkan dalam konteks kepemimpinan yang efektif dalam situasi kritis saat ini. Penulis juga akan melihat bagaimana kisah Musa memberikan wawasan tentang bagaimana kepemimpinan yang kokoh dapat membawa perubahan yang signifikan dalam sejarah dan kehidupan manusia secara keseluruhan.