Judul: Pembinaan Anak Narapidana Berbasiskan HAM

Ukuran: 14,8 x 21 cm [A5], Halaman 124

Terbit: Januari 2024

Penulis: Juli Santoso, Gideon Sutrisno

ISBN: 978-623-88094-5-5

Sinopsis:

Tidak semua orang tua mempunyai kesempatan untuk berkumpul dan tetap terlibat dalam pendidikan anaknya. Banyak orang tua yang berpisah dari anaknya karena berbagai alasan yang membuat hidup bersama menjadi tidak mungkin. Tidak adanya anak dan orang tua bersama akan memberikan dampak yang nyata terhadap tumbuh kembang anak dibandingkan dengan keluarga yang tinggal bersama. Tentu saja hal ini tidak menutup kemungkinan bahwa keluarga lengkap yang tinggal dapat mengalami permasalahan tumbuh kembang anak yang kurang baik, namun keadaan anak yang tidak tinggal bersama orang tuanya akan memberikan lebih banyak ruang untuk tumbuh kembang dan perkembangan negatif anak. Idealnya pola asuh orang tua harus mencakup dialog yang intens antara orang tua dan anak.
Tinggal bersama anak merupakan masalah besar yang perlu dicarikan solusinya oleh keluarga yang menghadapi situasi orang tua yang jauh. Ada banyak situasi bagi orang tua untuk membesarkan anak dari jarak jauh, situasi yang paling umum di negara kita, seperti karena pekerjaan dimana salah satu orang tua ditempatkan di tempat tinggal atau bahkan di pulau yang berbeda, hal ini mungkin juga disebabkan oleh akibat perceraian yang mengharuskan kedua orang tuanya tidak serumah. Selain contoh situasi di atas, ada situasi yang jarang dibahas dalam ilmu parenting dan dapat diakses oleh masyarakat melalui layanan konseling dan dukungan parenting, yaitu situasi orang tua tunggal dan orang tua karena mendapatkan masa hukuman di penjara/pemasyarakatan.