Judul: Diakonia Transformatif, Mengentaskan Kemiskinan Mengembangkan Masyarakat

Ukuran: 14,8 x 21 cm [A5], Halaman 220

Terbit: Desember 2024

Penulis: Jemmy Suhadi, Gideon Sutrisno, Gladys Priskila

Editor: Gerald Frederico John Laoh, Maju Halawa

Sinopsis:

Tugas gereja tentang Marturia, Koinonia dan Diakonia tidak akan dapat berhasil tanpa berkolaborasi dengan alam sekitar baik kebudayaan, kearifan lokal dan kehidupan sehari-hari masyarakat Mentawai. Hal ini penting karena Mentawai adalah daerah dengan karakteristik unik, budaya khas, dan tantangan sosial tertentu. Menyelidiki peran diakonia dalam konteks Mentawai mungkin memiliki keunikan tersendiri, terutama jika ada aspek-aspek budaya atau lingkungan yang belum banyak diteliti sebelumnya.

Oswald Sanders dalam tulisannya mengatakan bahwa koinonia adalah persekutuan yang memiliki kesamaan atau berbagi atau mereka yang disatukan dalam Kristus namun dalam penelitian ini koinonia yang sebenarnya menyatukan diri dengan orang-orang yang tidak memiliki kesamaan. Ini hal yang paling vital karena ketidaksamaan itu dapat menciptakan marturia dimana dapat menghadirkan Yesus dengan kasihnya melalui pelayanan diakonia yakni melayani sesama dalam kekurangan mereka sehingga dapat mengentaskan kemiskinan dan mengubah paradigma yang baru serta etos kerja yang maksimal. Diakonia yang efektif hanya dapat dilakukan dalam koinonia yang dapat terjalin dengan baik sehingga menghasilkan marturia yang efektif. Dengan demikian tugas gereja secara sempurna dapat terlaksana sesuai kehendak Tuhan.